Ogan Ilir.
Program strategis milik Presiden Prabowo jangan sampai kehilangan marwah hanya karena lemahnya pengawasan di kab. Ogan Ilir di salah satu kecamatan.
Fakta di lapangan menunjukkan realisasi MBG justru menyimpang dari ketentuan. Menu yang disajikan sangat minim, kualitasnya pun patut dipertanyakan.
Ironisnya, jatah 1 Minggu langsung di berikan berdasarkan vidio yang beredar yang di kemas menjadi satu paket yang di kemas menjadi 1 porsi, susu kotak 110 MI, buah pir , roti, telok ayam. secara kasat nyata pelaksanaan yang tidak sesuai.
Satuan pelayanan pemenuhan gizi ( SPPG ) yang di kelola oleh Yayasan persaudaraan bumi Sriwijaya
Sampai saat belum bisa di hubungi dan belum memberikan komentarnya terkait pembagian MBG satu Minggu kedepan terhitung Tanggal 29 Desember 2025 – 05 Januari 2026.
Tim Satgas pemantau pelaksaan MBG kab.ogan Ilir . Harus Evaluasi menyeluruh termasuk menindak para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang terbukti tidak amanah dalam menjalankan tugasnya.
MBG bukan sekedar program anggaran, melainkan investasi masa depan generasi. Ketika pengawasan longgar dan penyimpangan dibiarkan yang dirugikan bukan hanya negara, tetapi anak-anak sebagai penerima manfaat utama.
( Deby / Marzal)





