Diduga Kakon penyandingan, Kecamatan Kelumbayan Mark, up Dana Desa Tahun 2023/0/2024

Tanggamus

Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa Tahun Anggaran 2023–2024. Sorotan tersebut berkaitan dengan dugaan kurangnya transparansi serta efektivitas penggunaan anggaran yang dinilai belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan warga saat dilakukan penelusuran lapangan pada Rabu (14/01/2026). Warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebutkan bahwa sejumlah kegiatan yang dianggarkan dinilai kurang tepat sasaran.

“Dalam pelaksanaan Dana Desa Pekon Penyandingan, kami melihat ada beberapa kegiatan yang manfaatnya kurang dirasakan oleh masyarakat. Transparansi kepada warga juga masih perlu ditingkatkan,” ujar salah seorang warga.

Sumber Lain lainnya juga mempertanyakan keterbukaan informasi anggaran, termasuk keberadaan papan atau baliho Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang seharusnya dapat diakses oleh masyarakat ujar sumber.

Sumber melanjutkan Dugaan Anggaran yang diselewengkan oleh oknum kakon penyandingan, kecamatan kelumbayan,.1Rabat beton Kurang Dari 100 meter senilai Rp 200 juta

2 Bronjong sepanjang 50 meter habiskan anggaran Rp 100 juta

3 pembelian 1000 batang bibit alpukat Senilai Rp 30 juta

4 kegiatan sosial dan ke agama, an Telan anggaran 75 juta untuk tiga tahun

Total Jumalah Diperkirakan 405 juta sehingga ditemukan duga lebih bayar atau Mark,up, Rp 855 yang raib tak ada kejelasan dan pertanggung jawaban sehingga rugikan keuangan negara.

Tak hanya itu Dugaan anggaran dana desa yang diselewengkan Oleh kakon penyandingan masih banyak lain nya, ditahun 2022 tidak ada pembanguna fisik dikarnakan Anggaran Di alihkan untuk penanganan pandemi covid 19, corona,. Angaran tahun 2023 ada pembangunan fisik rabat beton sepanjang 200 meter, di dusun puji rahayu dan dusun pertandingan induk habiskan anggaran Rp 135 .

Tahun 2023 kegiatan sosial keagamaan baru dilaksanakan tahun 2023, yang habiskan anggaran Rp 25 juta, dan pembagian 1000 pohon bibit alpukat sudah dilaksanakan dengan dokumentasi lengkap terang sumber.

Menindaklanjuti hal tersebut, awak media ini berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Pekon Penyandingan, Kecamatan Kelumbayan, guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan resmi. Namun hingga berita ini diterbitkan, keterangan dari yang bersangkutan masih dalam upaya konfirmasi* (TEAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *