Kolaborasi Jadi Fondasi Internet Masa Depan, DE-CIX Indonesia Perkuat Sinergi Digital di Lampung

Foto: Kiri ke kanan : Ahmad Andi HS (Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Lampung), Muhammad Ars (Account Manager DE-CIX Indonesia)

Bandar Lampung, 15 Juli 2026

Internet yang andal tidak hanya dibangun melalui kecanggihan teknologi, tetapi juga melalui kolaborasi lintas sektor. Di balik setiap koneksi yang menghubungkan masyarakat, dunia usaha, hingga layanan publik, terdapat ekosistem yang lahir dari sinergi kuat berbagai pihak.

Semangat inilah yang mewarnai Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Lampung 2026. Acara tahunan ini mengusung tema “Sinergi Digital: Memperkuat Konektivitas dan Kolaborasi Infrastruktur Internet Lampung.”

Rakerwil APJII Lampung menghadirkan para penyelenggara jasa internet (ISP), pemerintah daerah, dan mitra industri. Momentum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan langkah dalam menjawab tantangan pembangunan infrastruktur digital di daerah. Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas, penguatan jaringan kini tidak lagi hanya berfokus pada perluasan akses, melainkan pada terciptanya ekosistem yang saling terhubung, efisien, dan berkelanjutan.

​Mendorong Ekosistem Digital yang Terbuka dan Andal

Sebagai penyedia Internet Exchange (IX) netral, DE-CIX Indonesia memandang kolaborasi sebagai fondasi krusial dalam memperkuat interkoneksi internet di tanah air. Partisipasi DE-CIX Indonesia dalam Rakerwil APJII Lampung merupakan wujud komitmen nyata perusahaan untuk terus mendukung pengembangan ekosistem digital melalui konektivitas yang terbuka, andal, dan berkinerja tinggi.

Foto: Kata Sambutan Ahmad Andi HS (Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Lampung)

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Lampung, Ahmad Andi HS, menyoroti bahwa tantangan pembangunan infrastruktur digital saat ini telah bergeser. Isu utama bukan lagi sekadar penyediaan layanan, melainkan pemerataan jaringan, penataan infrastruktur, regulasi perizinan, hingga pentingnya menjaga iklim kompetisi yang sehat.

“Tugas kita bukan lagi sekadar mengalirkan bandwidth, tetapi memastikan infrastruktur digital di Lampung dibangun secara merata, efisien, dan tangguh. Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat mempercepat terwujudnya ekosistem digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ahmad Andi HS.


Sejalan dengan hal tersebut, Direktur DE-CIX Indonesia, Thomas Dragono, menegaskan bahwa kolaborasi merupakan kunci utama dalam membangun fondasi internet yang mampu menjawab kebutuhan transformasi digital di masa depan.

“Interkoneksi yang kuat lahir dari kolaborasi yang solid. DE-CIX Indonesia siap mendukung APJII Lampung dalam memperkuat ekosistem internet yang semakin terbuka, efisien, dan berdaya saing tinggi,” kata Thomas Dragono.

Menjawab Isu Strategis Daerah

Melalui berbagai sesi diskusi selama Rakerwil, para peserta membedah beragam isu strategis, mulai dari:

* ​Pemerataan infrastruktur digital di seluruh wilayah Lampung.
* ​Peningkatan kualitas dan stabilitas jaringan.
* ​Penguatan kemitraan strategis antara pelaku industri dan pemerintah daerah.

Kesamaan visi yang terbangun dalam forum ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital, khususnya di Provinsi Lampung.
​DE-CIX Indonesia menyampaikan apresiasi tertinggi kepada APJII Lampung atas terselenggaranya Rakerwil 2026 yang sukses menyatukan berbagai pemangku kepentingan.

Ke depan, DE-CIX Indonesia berharap APJII Lampung terus menjadi mitra strategis dalam mendorong pengembangan infrastruktur internet daerah, mempererat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan inisiatif yang mendukung terciptanya ekosistem digital yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan demi kemajuan Lampung dan Indonesia.

Tentang DE-CIX Indonesia

DE-CIX Indonesia adalah penyedia layanan interkoneksi yang memungkinkan berbagai jaringan internet—seperti Internet Service Provider (ISP), perusahaan digital, dan penyedia layanan cloud—untuk saling terhubung secara langsung dalam satu ekosistem. Layanan ini berfungsi sebagai titik pertukaran trafik internet (Internet Exchange) yang membantu mempercepat distribusi data dan meningkatkan kualitas koneksi internet bagi pengguna akhir.

Foto bersama Badan Pengurus Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII)

Sebagai bagian dari DE-CIX Group—operator Internet Exchange global yang telah beroperasi sejak 1995 dan hadir di berbagai kota besar dunia—DE-CIX Indonesia membawa standar interkoneksi kelas dunia ke Indonesia. Melalui platform ini, pelaku industri dapat mengoptimalkan performa jaringan dengan latensi yang lebih rendah, koneksi yang lebih stabil, serta efisiensi biaya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital dan kebutuhan konektivitas yang terus meningkat di Indonesia. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you human? Please solve:Captcha